Keadaan Hati Diantara Cinta dan Fitnah
Dari Al Faqiir Ilallah Abu Farraas Ihsaanulhaq
untuk saudara-saudariku semua………
Bismillahirrahmaanirrahiim
Sesungguhnya segala puji hanya bagi Allah saja, kita memuji-Nya dan memohon pertolongan dan ampunan-Nya dan kita berlindung kepada Allah dari keburukan-keburukan diri-diri kita dan dari kejelekan amal-amal kita. Barang siapa telah mendapatkan petunjuk dari Allah maka tidak akan ada yang sanggup menyesatkannya dan siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak akan ada yang sanggup memberinya hidayah.
Aku bersaksi bahwa tiada Illah kecuali Allah yang Esa dan tiada sekutu bagi-Nya dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya.
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam Keadaan beragama Islam”. (QS. Al Imran : 102)
“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”. (QS. An Nissa : 1)
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan Katakanlah Perkataan yang benar, Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. dan Barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, Maka Sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar”. (QS. Al Ahzab : 70-71).
Amma ba’du :
Bahwa sebenar-benar perkataan adalah Kitabullah (Al Qur’an) dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shalallohu ‘alaihi Wa Sallam, dan sejelek-jelek perkara adalah yang diada-adakan, dan setiap perkara yang di ada-adakan adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat dan setiap kesesatan didalam neraka.
Hal yang sangat menarik yang sering kita bicarakan salah satunya adalah menyimak ROMANTIKA CINTA DI DUNIA AKTIVIS DAKWAH. Di antara sebegitu banyak yang memiliki komitmen perjuangan yang suci dan lurus, ada juga beberapa yang suatu saat kadang tergelincir, bahkan jatuh tersungkur…. Jatuh tersungkur dan tertimpa tangga karena terkena jebakan interaksi ikhwan-akhwat yang diluar batas. Hal ini bisa muncul disebabkan karena ikhwan dan akhwat memiliki amanah yang sama, sesama pengurus harian DKM, atau berada dalam satu Jurusan di kampusnya…, bisa juga dalam satu kepanitiaan ta’lim rutin mingguan, yang jelas dan sangat jelas……membuat interaksi kerja ikhwan dan akhwat menjadi lebih intens…….teratur…terjaga..insya Allah.


